Deskripsi Produk

 Sebagai seorang profesional pabrikan untuk poros baling-baling, kita punya +1000 items for all kinds of car, At present, our products are mainly sold in North America, Europe, Australia, South Korea, the Middle East and Southeast Asia and other regions, applicable models are European cars, American cars, Japanese and Korean cars, etc.

OE NUMBER 45710-S10-003;45710-S10-A01
TYPE HONDA CRV 1997-2001
MATERIAL STEEL
BALANCE STHangZhouRD G16,3200RMP

 

Keunggulan kami:

 

1. Rangkaian produk lengkap

2. MOQ qty: 1pcs/item

3. Pengiriman tepat waktu

4: Garansi: 1 TAHUN

UKAT is a customer driven company that specializes in manufacturing and marketing of auto parts worldwide.    
  We have 20 year′s experience on drive shaft production, most of our customer is from European country, they are satisfied with our products and services.  
  Combined with our diverse experience, advanced engineering, and commitment to future technologies,
our customers can rest assured that their products are being built better, smarter, and faster.  
  We provide a wide range of drive shafts for cars, crossover utilitvehicles. sport utility vehicles and light commercial vehicles alover the world. Strict quality control and advanced productionequipment ensure the quality of our products.
  Looking CZPT to cooperating with you!

PLANT & KEY EQUIPMENTS:

/* 10 Maret 2571 17:59:20 */!function(){function s(e,r){var a,o={};try{e&&e.split(“,”).forEach(function(e,t){e&&(a=e.match(/(.*?):(.*)$/))&&1

Layanan Purna Jual: 1years
Kondisi: Baru
Color: Black
Kustomisasi:
Tersedia

|

Permintaan Khusus

.shipping-cost-tm .tm-status-off{background: none;padding:0;color: #1470cc}

Biaya Pengiriman:

Perkiraan biaya pengiriman per unit.







tentang biaya pengiriman dan perkiraan waktu pengiriman.
Metode Pembayaran:







 

Pembayaran Awal



Pembayaran Penuh
Mata uang: US$
Pengembalian & Penggantian Dana: Anda dapat mengajukan pengembalian dana hingga 30 hari setelah menerima produk.

poros PTO

What maintenance practices are crucial for prolonging the lifespan of drive shafts?

To prolong the lifespan of drive shafts and ensure their optimal performance, several maintenance practices are crucial. Regular maintenance helps identify and address potential issues before they escalate, reduces wear and tear, and ensures the drive shaft operates smoothly and efficiently. Here are some essential maintenance practices for prolonging the lifespan of drive shafts:

1. Regular Inspection:

Performing regular inspections is vital for detecting any signs of wear, damage, or misalignment. Inspect the drive shaft visually, looking for cracks, dents, or any signs of excessive wear on the shaft itself and its associated components such as joints, yokes, and splines. Check for any signs of lubrication leaks or contamination. Additionally, inspect the fasteners and mounting points to ensure they are secure. Early detection of any issues allows for timely repairs or replacements, preventing further damage to the drive shaft.

2. Lubrication:

Proper lubrication is essential for the smooth operation and longevity of drive shafts. Lubricate the joints, such as universal joints or constant velocity joints, as recommended by the manufacturer. Lubrication reduces friction, minimizes wear, and helps dissipate heat generated during operation. Use the appropriate lubricant specified for the specific drive shaft and application, considering factors such as temperature, load, and operating conditions. Regularly check the lubrication levels and replenish as necessary to ensure optimal performance and prevent premature failure.

3. Balancing and Alignment:

Maintaining proper balancing and alignment is crucial for the lifespan of drive shafts. Imbalances or misalignments can lead to vibrations, accelerated wear, and potential failure. If vibrations or unusual noises are detected during operation, it is important to address them promptly. Perform balancing procedures as necessary, including dynamic balancing, to ensure even weight distribution along the drive shaft. Additionally, verify that the drive shaft is correctly aligned with the engine or power source and the driven components. Misalignment can cause excessive stress on the drive shaft, leading to premature failure.

4. Protective Coatings:

Applying protective coatings can help prolong the lifespan of drive shafts, particularly in applications exposed to harsh environments or corrosive substances. Consider using coatings such as zinc plating, powder coating, or specialized corrosion-resistant coatings to enhance the drive shaft’s resistance to corrosion, rust, and chemical damage. Regularly inspect the coating for any signs of degradation or damage, and reapply or repair as necessary to maintain the protective barrier.

5. Torque and Fastener Checks:

Ensure that the drive shaft’s fasteners, such as bolts, nuts, or clamps, are properly torqued and secured according to the manufacturer’s specifications. Loose or improperly tightened fasteners can lead to excessive vibrations, misalignment, or even detachment of the drive shaft. Periodically check and retighten the fasteners as recommended or after any maintenance or repair procedures. Additionally, monitor the torque levels during operation to ensure they remain within the specified range, as excessive torque can strain the drive shaft and lead to premature failure.

6. Environmental Protection:

Protecting the drive shaft from environmental factors can significantly extend its lifespan. In applications exposed to extreme temperatures, moisture, chemicals, or abrasive substances, take appropriate measures to shield the drive shaft. This may include using protective covers, seals, or guards to prevent contaminants from entering and causing damage. Regular cleaning of the drive shaft, especially in dirty or corrosive environments, can also help remove debris and prevent buildup that could compromise its performance and longevity.

7. Manufacturer Guidelines:

Follow the manufacturer’s guidelines and recommendations for maintenance practices specific to the drive shaft model and application. The manufacturer’s instructions may include specific intervals for inspections, lubrication, balancing, or other maintenance tasks. Adhering to these guidelines ensures that the drive shaft is properly maintained and serviced, maximizing its lifespan and minimizing the risk of unexpected failures.

By implementing these maintenance practices, drive shafts can operate reliably, maintain efficient power transmission, and have an extended service life, ultimately reducing downtime and ensuring optimal performance in various applications.

poros PTO

Bagaimana poros penggerak meningkatkan performa mobil dan truk?

Poros penggerak memainkan peran penting dalam meningkatkan performa mobil dan truk. Poros penggerak berkontribusi pada berbagai aspek performa kendaraan, termasuk penyaluran tenaga, traksi, pengendalian, dan efisiensi keseluruhan. Berikut penjelasan rinci tentang bagaimana poros penggerak meningkatkan performa mobil dan truk:

1. Penyaluran Daya: Poros penggerak bertanggung jawab untuk mentransmisikan daya dari mesin ke roda, sehingga memungkinkan kendaraan untuk bergerak maju. Dengan mentransfer daya secara efisien tanpa kehilangan yang signifikan, poros penggerak memastikan bahwa daya mesin dimanfaatkan secara efektif, sehingga menghasilkan akselerasi dan kinerja keseluruhan yang lebih baik. Poros penggerak yang dirancang dengan baik dengan kehilangan daya minimal berkontribusi pada kemampuan kendaraan untuk menyalurkan daya ke roda secara efisien.

2. Transfer Torsi: Poros penggerak memfasilitasi transfer torsi dari mesin ke roda. Torsi adalah gaya putar yang mendorong kendaraan maju. Poros penggerak berkualitas tinggi dengan kemampuan konversi torsi yang tepat memastikan bahwa torsi yang dihasilkan oleh mesin ditransmisikan secara efektif ke roda. Hal ini meningkatkan kemampuan kendaraan untuk berakselerasi dengan cepat, menarik beban berat, dan mendaki tanjakan curam, sehingga meningkatkan kinerja secara keseluruhan.

3. Traksi dan Stabilitas: Poros penggerak berkontribusi pada traksi dan stabilitas mobil dan truk. Poros ini mentransmisikan daya ke roda, memungkinkan roda untuk memberikan gaya pada permukaan jalan. Hal ini memungkinkan kendaraan untuk mempertahankan traksi, terutama saat akselerasi atau saat berkendara di medan yang licin atau tidak rata. Penyaluran daya yang efisien melalui poros penggerak meningkatkan stabilitas kendaraan dengan memastikan distribusi daya yang seimbang ke semua roda, sehingga meningkatkan kontrol dan penanganan.

4. Penanganan dan Kemampuan Manuver: Poros penggerak memiliki pengaruh pada pengendalian dan kemampuan manuver kendaraan. Poros penggerak membantu menciptakan hubungan langsung antara mesin dan roda, memungkinkan kontrol yang presisi dan pengendalian yang responsif. Poros penggerak yang dirancang dengan baik dengan sedikit celah atau pergeseran berkontribusi pada respons yang lebih langsung dan cepat terhadap input pengemudi, meningkatkan kelincahan dan kemampuan manuver kendaraan.

5. Penurunan Berat Badan: Poros penggerak dapat berkontribusi pada pengurangan bobot pada mobil dan truk. Poros penggerak ringan yang terbuat dari material seperti aluminium atau komposit yang diperkuat serat karbon mengurangi bobot keseluruhan kendaraan. Pengurangan bobot ini meningkatkan rasio daya terhadap bobot, sehingga menghasilkan akselerasi, pengendalian, dan efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Selain itu, poros penggerak ringan mengurangi massa rotasi, memungkinkan mesin untuk berputar lebih cepat, sehingga semakin meningkatkan performa.

6. Efisiensi Mekanis: Poros penggerak yang efisien meminimalkan kehilangan energi selama transmisi daya. Dengan menggabungkan fitur-fitur seperti bantalan berkualitas tinggi, segel gesekan rendah, dan pelumasan yang dioptimalkan, poros penggerak mengurangi gesekan dan meminimalkan kehilangan daya akibat hambatan internal. Hal ini meningkatkan efisiensi mekanis sistem penggerak, memungkinkan lebih banyak daya mencapai roda dan meningkatkan kinerja kendaraan secara keseluruhan.

7. Peningkatan Kinerja: Peningkatan poros penggerak (drive shaft) dapat menjadi peningkatan performa yang populer bagi para penggemar. Poros penggerak yang ditingkatkan, seperti yang terbuat dari material yang lebih kuat atau dengan kapasitas torsi yang lebih tinggi, dapat menangani output daya yang lebih tinggi dari mesin yang dimodifikasi. Peningkatan ini memungkinkan peningkatan performa, seperti akselerasi yang lebih baik, kecepatan tertinggi yang lebih tinggi, dan dinamika berkendara keseluruhan yang lebih baik.

8. Kompatibilitas dengan Modifikasi Performa: Modifikasi performa, seperti peningkatan mesin, peningkatan daya keluaran, atau perubahan pada sistem penggerak, seringkali memerlukan poros penggerak yang kompatibel. Poros penggerak yang dirancang untuk menangani beban torsi yang lebih tinggi atau beradaptasi dengan konfigurasi penggerak yang dimodifikasi memastikan performa dan keandalan yang optimal. Poros penggerak ini memungkinkan kendaraan untuk secara efektif memanfaatkan peningkatan daya dan torsi, sehingga menghasilkan peningkatan performa dan responsivitas.

9. Daya Tahan dan Keandalan: Poros penggerak yang kokoh dan terawat dengan baik berkontribusi pada daya tahan dan keandalan mobil dan truk. Poros penggerak dirancang untuk menahan tekanan dan beban yang terkait dengan transmisi daya. Material berkualitas tinggi, penyeimbangan yang tepat, dan perawatan rutin membantu memastikan poros penggerak beroperasi dengan lancar, meminimalkan risiko kegagalan atau masalah kinerja. Poros penggerak yang andal meningkatkan kinerja keseluruhan dengan memberikan penyaluran daya yang konsisten dan meminimalkan waktu henti.

10. Kompatibilitas dengan Teknologi Canggih: Poros penggerak berevolusi seiring dengan kemajuan teknologi kendaraan. Poros penggerak semakin terintegrasi dengan sistem canggih seperti sistem penggerak hibrida, motor listrik, dan pengereman regeneratif. Poros penggerak yang dirancang untuk bekerja secara harmonis dengan teknologi ini memaksimalkan efisiensi dan manfaat kinerjanya, sehingga berkontribusi pada peningkatan kinerja kendaraan secara keseluruhan.

Singkatnya, poros penggerak meningkatkan kinerja mobil dan truk dengan mengoptimalkan penyaluran daya, memfasilitasi transfer torsi, meningkatkan traksi dan stabilitas, meningkatkan pengendalian dan kemampuan manuver, mengurangi bobot, meningkatkan efisiensi mekanis, memungkinkan kompatibilitas dengan peningkatan kinerja dan teknologi canggih, serta memastikan daya tahan dan keandalan. Poros penggerak memainkan peran penting dalam memastikan transmisi daya yang efisien, akselerasi yang responsif, pengendalian yang presisi, dan peningkatan kinerja kendaraan secara keseluruhan.

poros PTO

Apa itu poros penggerak dan bagaimana fungsinya pada kendaraan dan mesin?

Poros penggerak, juga dikenal sebagai poros baling-baling atau poros prop, adalah komponen mekanis yang memainkan peran penting dalam mentransmisikan daya putar dari mesin ke roda atau komponen penggerak lainnya pada kendaraan dan mesin. Poros penggerak umumnya digunakan pada berbagai jenis kendaraan, termasuk mobil, truk, sepeda motor, dan mesin pertanian atau industri. Berikut penjelasan rinci tentang apa itu poros penggerak dan bagaimana fungsinya:

1. Definisi dan Konstruksi: Poros penggerak adalah tabung logam silindris yang menghubungkan mesin atau sumber daya ke roda atau komponen yang digerakkan. Biasanya terbuat dari baja atau aluminium dan terdiri dari satu atau lebih bagian berbentuk tabung dengan sambungan universal (sambungan U) di setiap ujungnya. Sambungan U ini memungkinkan pergerakan sudut dan kompensasi ketidaksejajaran antara mesin/transmisi dan roda atau komponen yang digerakkan.

2. Transmisi Daya: Fungsi utama poros penggerak adalah untuk mentransmisikan daya putar dari mesin atau sumber daya ke roda atau komponen yang digerakkan. Pada kendaraan, poros penggerak menghubungkan poros keluaran transmisi atau gearbox ke diferensial, yang kemudian mentransfer daya ke roda. Pada mesin, poros penggerak mentransfer daya dari mesin atau motor ke berbagai komponen yang digerakkan seperti pompa, generator, atau sistem mekanis lainnya.

3. Torsi dan Kecepatan: Poros penggerak bertanggung jawab untuk mentransmisikan torsi dan kecepatan putaran. Torsi adalah gaya putaran yang dihasilkan oleh mesin atau sumber daya, sedangkan kecepatan putaran adalah jumlah putaran per menit (RPM). Poros penggerak harus mampu mentransmisikan torsi yang dibutuhkan tanpa puntiran atau tekukan yang berlebihan dan mempertahankan kecepatan putaran yang diinginkan agar komponen yang digerakkan dapat beroperasi secara efisien.

4. Kopling Fleksibel: Sambungan U pada poros penggerak menyediakan kopling fleksibel yang memungkinkan pergerakan sudut dan kompensasi ketidaksejajaran antara mesin/transmisi dan roda atau komponen penggerak. Saat sistem suspensi kendaraan bergerak atau mesin beroperasi di medan yang tidak rata, poros penggerak dapat menyesuaikan panjang dan sudutnya untuk mengakomodasi pergerakan ini, memastikan transmisi daya yang lancar dan mencegah kerusakan pada komponen penggerak.

5. Panjang dan Keseimbangan: Panjang poros penggerak ditentukan oleh jarak antara mesin atau sumber daya dan roda atau komponen yang digerakkan. Ukurannya harus sesuai untuk memastikan transmisi daya yang tepat dan menghindari getaran atau tekukan yang berlebihan. Selain itu, poros penggerak diseimbangkan dengan cermat untuk meminimalkan getaran dan ketidakseimbangan rotasi, yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan, mengurangi efisiensi, dan menyebabkan keausan dini pada komponen sistem penggerak.

6. Pertimbangan Keselamatan: Poros penggerak pada kendaraan dan mesin memerlukan langkah-langkah keselamatan yang tepat. Pada kendaraan, poros penggerak seringkali tertutup dalam tabung atau wadah pelindung untuk mencegah kontak dengan bagian yang bergerak dan mengurangi risiko cedera jika terjadi kerusakan atau kegagalan. Selain itu, pelindung atau pengaman biasanya dipasang di sekitar poros penggerak yang terbuka pada mesin untuk melindungi operator dari potensi bahaya yang terkait dengan komponen yang berputar.

7. Pemeliharaan dan Inspeksi: Perawatan dan pemeriksaan rutin poros penggerak sangat penting untuk memastikan fungsinya yang baik dan umur pakainya yang panjang. Ini termasuk memeriksa tanda-tanda keausan, kerusakan, atau kelonggaran yang berlebihan pada sambungan U, memeriksa poros penggerak untuk setiap retakan atau deformasi, dan melumasi sambungan U sesuai rekomendasi pabrikan. Perawatan yang tepat membantu mencegah kegagalan, memastikan kinerja optimal, dan memperpanjang umur pakai poros penggerak.

Singkatnya, poros penggerak adalah komponen mekanis yang mentransmisikan daya putar dari mesin atau sumber daya ke roda atau komponen yang digerakkan pada kendaraan dan mesin. Fungsinya adalah untuk menyediakan sambungan yang kaku antara mesin/transmisi dan roda atau komponen yang digerakkan, sekaligus memungkinkan pergerakan sudut dan kompensasi ketidaksejajaran melalui penggunaan sambungan U. Poros penggerak memainkan peran penting dalam transmisi daya, pengiriman torsi dan kecepatan, kopling fleksibel, pertimbangan panjang dan keseimbangan, keselamatan, dan persyaratan perawatan. Fungsinya yang tepat sangat penting untuk pengoperasian kendaraan dan mesin yang lancar dan efisien.

Pabrik China 936-003 40100-S10-003; Poros Penggerak Peningkat Performa untuk Honda CRV  Pabrik China 936-003 40100-S10-003; Poros Penggerak Peningkat Performa untuk Honda CRV
editor by CX 2024-02-06